Belajar Sains dan Quran, Mondok Saja di Ar-Ridwan!

Ayo mondok di Ar-Ridwan!

Ilmu pengetahuan umum (Sains) menjadi entitas penting yang harus dikuasai, dalam rangka menghadapi tantangan digital. Sementara pemahaman Qur’ani juga wajib dipahami, sebagai pengendali mobilitas kehidupan sehari-hari. Karena itu, kolaborasi Sains dan Quran menjawab tantangan hidup era hari ini.

Ponpes Ar-Ridwan Al Maliky terletak di Desa Sukorejo Kota Bojonegoro, merupakan lembaga pendidikan umum berbasis pesantren yang menjadikan Sains dan Quran sebagai pilar utama kurikulum pendidikannya. Ia lembaga pendidikan pertama di Kota Bojonegoro, yang memadukan Tahfidz Quran dan Sains di satu tempat yang sama.

Ponpes Ar-Ridwan Al Maliky memadukan modernitas sains dengan klasikalitas pendidikan salaf pesantren. Kurikulum kolaboratif ini, dikemas dengan tujuan agar para santri mampu menguasai teknologi umum, dengan tanpa kehilangan sisi spiritualitas Qur’aninya.

Santri Ar-Ridwan: Memahami Qur’an, Menguasai Zaman.

SAINS bukan sekadar nama dan slogan. Tapi implementasi (pelaksanaan) dari visi-misi lembaga, yang menyublim pada kurikulum, dan mengakar tradisi dalam proses belajar mengajar di Ponpes Arridwan Almaliky. Sains merupakan 4 pilar utama kegiatan belajar mengajar di Ponpes Arridwan Almaliky.

Keempat pilar tersebut adalah: Smart Tahfidzul Quran, Adaptable Softskill, INtelectual Outlook, dan Spiritual Oriented. Empat pilar ini bertujuan agar para peserta didik jadi insan yang kokoh spiritual dan matang intelektual.

Empat pilar ini juga jadi landasan kegiatan belajar mengajar di Arridwan Almaliky. Berikut ini penjabaran dari empat pilar Program Sains Arridwan Almaliky tersebut:

Smart Tahfidzil Quran

Sebagai program primer dan paling utama, tahfidzil quran diajarkan secara edukatif dan efektif. Melalui tradisi santri arridwan sahabat quran (sansaqa), para santri tak hanya diajak menghafal, tapi juga bersahabat dan dekat dengan Quran. Sehingga, proses menjadi penghafal Quran terasa menyenangkan. Terlebih, para pengajarnya merupakan alumni pesantren dengan sanad yang jelas.

Adaptable Softskill

Usia MTs/MA, merupakan fase menuju kemandirian hidup. Di sini, para santri disediakan banyak keahlian melalui bermacam opsi ekstrakurikuler berbasis praktik (praktis). Selain keahlian praktis, para santri juga diajak mentradisikan sikap toleran, telaten, dan sabar. Sehingga kelak, mudah beradaptasi pada berbagai macam kondisi hidup bermasyarakat.

Intelectual Outlook

Para santri diperkenalkan pada tradisi intelektual sejak dini melalui proses membaca dan melakukan observasi.  Perpustakaan jadi pusat studi yang selalu dihidupkan dengan berbagai kegiatan literasi. Kelak, sebelum lulus, para santri juga didorong bisa berkarya, baik berupa buku, ataupun kreasi lainnya.

Spiritual Oriented

Kekokohan spiritual dan kematangan intelektual jadi tantangan utama dunia pendidikan, di tengah derasnya gempuran disrupsi teknologi. Karena itu, kematangan intelektual saja tak cukup. Butuh kokohnya sisi spiritual sebagai penyeimbang hidup.

Arridwan Almaliky memadukan konsep umum dan diniyah dalam Madrasah Tahfidz dan Sekolah Sains di satu tempat. Sehingga, selain menjadi Hamilul Quran, para santri Arridwan juga diharap punya kemampuan di bidang pengetahuan umum.

Di tengah maraknya lembaga pendidikan islam modern, Ponpes Ar-Ridwan Al Maliky menjadi pilihan yang tepat. Sebab, Markaz Ridwan Romly Al Maliky merupakan lembaga pendidikan islam berbasis Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja). Lembaga yang memadukan pendidikan agama dan pengetahuan umum dalam satu tempat. Para pengajarnya pun memiliki sanad keilmuan yang jelas dan musalsal.

Leave a Comment

error: Content is protected !!
× Ada yang bisa dibantu?